Sunday, December 11, 2016

Curiga

Curiga dgn nada dan kata,
Kadang terlihat suka,
Tapi kata tiada mengiya,
Seolah menepis benarnya.

Tiada ku mahu jadi seperti mereka
Kerna rasa dan cinta,
Meluah kononnya beroleh kata sama,
Tapi akhirnya tiada beroleh apa-apa

Impian dan cita-cita,
Dilaung utk menutup sebaliknya,
Rasa dan kata,
Yang jiwa saja punya cerita,
Takut meluah,
Kelak merana

Sangkaan jiwa ke langit,
Tapi bimbang hanya tumbang
Menyembah bumi,
Jika benar punya cinta,
Tiada diluah tidak mengapa
Cuma biar ada secebis kata,
Yang menampak harapan hendaknya...

(Tempat beradu, 1.02am, 7.12.2016)

Cerita Dunia

Kadang bermadah
Dikata dia ini tiada malunya
Hanya bertopeng
menyusun kata
Dan akhirnya
Segalanya tipu dusta

Apabila menyepi
Dikata dia bongkak
Hanya mendongak
Lupa di bawahnya
Dan menyangka
Aku adalah segalanya..

Dunia ini penuh sangkaan awal
Yg di sebaliknya cuma kosong
Tiada saksi
Tiada bukti
Jari jemari menuduh sana sini...
Membuta tuli..
Tapi diri terkecuali

(Tempat beradu, 12.15am, 7.12.2016)

Monday, November 21, 2016

Noktah malam

Kala irama bermain di udara,
Tiada ku temu titik noktah,
Indah, bahagia,
Tapi tiada seiring apa di jiwa

Persis kelam menyelubung,
Gelapnya di balik kelip bintang,
Hanya berteman kecilan cahaya,
Tampak samar, tapi mungkin jua cukup.
Mungkin.

Lirik dan irama kian rancak bertukar,
Suasana hingar tapi kelam malam jua tempat di tatap,
Apakah jiwa ku hilang bahagia,
Menanti tapi duka yg silih hadir,
Mungkin aku jua cuba bijak mengasihani,
Bukan mencintai..
Maaf..

28/10/2016,12.20pm ,Cartel Cafe,Bangi

Thursday, September 10, 2015

Kiriman Bahagia

Apa kau masih menitis air mata,
Mengenang nasib yang tiada upaya,
Sehingga pasrah yang dikau luah.

Duhai jiwa lara,
Jangan penat merintih pada Yang Esa ,
Kadang sengaja dibiar dikau bersedih duka,
Supaya dikau sedar bukan takdir itu ketentuan manusia biasa.

Renung seketika,
Bukan sengaja dikirim duka,
Saat menangis ka mencari aku yang kontang idea,
Sehingga aku sendiri mati akal menjawab soal tanya.

Apa yang bisa ku bicara pada kamu yang hilang upaya,
"Jika ini kesusahannya, cuma ingatan mengenal syukur di saat bahagia mendatang kelak"
Kerna, Tuhan tidak lupa kiriman bahagia.

(1.12 am, 8/9/2015, Tempat beradu)

Tuesday, September 1, 2015

Lena Malam

Dingin malam meliputi,
Ku kira menjemput lena ke mari,
Tapi yang hadir cuma wajahmu di sini,

Bicara ku kadang tampak merobek hati,
Sungguh... tiada niat seiring pergi,
Kerna mana bisa ia akan ku kunci,
Keluar kata tiada daya ku tarik kembali.

Sungguh jiwa tiada ku isi,
Andai tiada bicara kasih sehidup semati,
Tapi jangan kita menolak takdir Ilahi,
Apa daya kuasa kita tiada setanding Dia Yang Menguasai.

(1.21am. 1/9/2015, Kamar Beradu)

Saturday, November 8, 2014

Tiba-tiba

Dingin bayu menghembus di balik hening malam,
Kaca mata tiada penat merenung,
Bualan yang sepi kini kian rancak membarisi,
Tiada gugup,
yang ada hanya senyum tawa,
dan penuh pesanan buat diri
..

Tiada sedar hati ini,
Sebelumnya mengadu sepi,
tapi seolah riang tiada henti,
Adakah imaji atau realiti hati??



01:31AM,09/11/2014 ,Pangsapuri Anggerik

Tuesday, October 28, 2014

Tikam Belakang

Senyum tawa,
manis ketawa,
riang suka tanpa duka,
tanpa resah,

Semua tampak indah dan bahagia,
namun resam dunia tiada akhirnya,
Dengki , dendam, amarah ,
bercampur gaul bersama..

Bicara silang kata tiada kusut lihatnya,
yang ada cuma kemas dan rapi,
Agar segalanya berjalan dengan hendaknya,
Tapi adakah dia sedar,
Pisau di belakang itu siapa gerangannya,...



12.55am, Pangsapuri Anggerik