Saturday, September 20, 2014

Ampun

Penat mata merenung jauh,
Lelah dada menghirup udara,
Hilang kata menyusun bibitnya,
Tidak terungkap keluh jiwa yg lara,

Duhai hati,
Resah ini kian menyelubungi,
Lari dan tunduk pada duniawi,
Sekadar memenuhi keinginan diri,
Tpi lupa pada yang Ilahi..

Pulang ke pangkal jalan,
Tpi sesat mencari pilihan,
Mohon tunjukkan kebenaran,
Agar beroleh keampunan
(ZAM, 21/9/14, RumahkuSyurgaku,Serdang Lama)

No comments:

Post a Comment